Antisipasi Banjir, Pemkot Makassar Normalisasi Drainase Rawan Genangan di Paccerakkang
- calendar_month 7 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Makassartoday.com, Makassar — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengintensifkan normalisasi saluran drainase dan pengerukan kanal di sejumlah wilayah rawan banjir. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi genangan menjelang tingginya curah hujan pada November dan Desember mendatang.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian utama berada di Kelurahan Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya. Kawasan ini dikenal sebagai titik langganan genangan tahunan, khususnya di sekitar Kompleks Mangga Tiga dan Kompleks Gubernur.
Pengerjaan intensif di sepanjang Jalan Paccerakkang ini sekaligus menjadi wujud tindak lanjut dari komitmen dan janji Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), saat meninjau langsung kawasan rawan banjir tersebut beberapa waktu lalu untuk menghadirkan solusi permanen bagi warga.
Kepala Bidang Drainase Dinas PU Makassar, Lukmanul Hakim, menjelaskan bahwa langkah antisipasi dini terus dipercepat melalui pembersihan saluran, perbaikan drainase di sisi jalan, hingga pengecekan kondisi pintu air.
“Paccerakkang memang menjadi salah satu titik rawan banjir di Kota Makassar. Karena itu, kami melakukan normalisasi saluran untuk memastikan aliran air tidak terhambat,” ujar Lukmanul Hakim, Kamis (15/10/2026).
Dalam pengerjaan tersebut, Dinas PU Makassar menerjunkan sekitar 150 personel Satuan Tugas (Satgas) Drainase yang bekerja sama dengan pemerintah kecamatan setempat agar penanganan tepat sasaran sesuai kondisi lapangan.
Dari hasil pengerukan dan pembersihan, tim Satgas menemukan pengendapan sedimen yang menyebabkan penyempitan saluran, serta tumpukan sampah yang menyumbat aliran air.
“Kondisi pengendapan sedimen dan penyumbatan sampah memperkecil kapasitas penampungan air. Jika curah hujan meningkat, debit air akan tertahan dan berpotensi memicu genangan,” jelasnya.
Oleh karena itu, Lukman mengimbau masyarakat untuk turut aktif menjaga fungsi infrastruktur drainase yang telah dibersihkan. Kesadaran warga dalam mengelola sampah dinilai sangat krusial agar upaya pemerintah berjalan maksimal.
“Kami mengajak masyarakat ikut mengambil peran dalam menjaga kebersihan saluran air di lingkungan masing-masing. Budaya gotong royong perlu kembali diperkuat. Masyarakat diimbau tidak membuang sampah ke selokan, tidak menutup jalur aliran air, serta rutin membersihkan saluran di sekitar rumah,” tuturnya.
Ia menambahkan, Tim Satgas PU Makassar akan terus bersiap siaga melakukan penanganan secara berkala agar infrastruktur publik berfungsi optimal demi kenyamanan dan kelancaran aktivitas warga saat musim hujan tiba.
- person

