Tak Punya Biaya Berobat, Bocah Penderita Tifus di Kampung Pemulung Meninggal Tanpa Penanganan Medis
- calendar_month Kamis, 4 Apr 2024

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Setelah sempat disemayamkan di rumah duka, jenazah Muh Faiz Noval kemudian dibawa ke kampung halaman orang tuanya di Kabupaten Jeneponto, untuk dimakamkan, pada Rabu (3/4/2024).
Diketahui, bocah Faiz berseta keluarganya tinggal di rumah semi parmanen di wilayah pemukiman kumuh (kampung pemulung-red) yang dihuni kurang lebih 100 Kepala Keluarga (KK).
Rumah tersebut juga berdiri di atas lahan milik orang lain dan didiami keluarga bocah Faiz selama 10 tahun. Sementara orang tua bocah Faiz yang hanya sebagai pemulung mendapat penghasilan berkisar Rp300 ribu/bulan.
Lurah Bangkala, Achmad Fadly Akbari yang dikonfirmasi terpisah mengaku telah mendatangi rumah bocah Faiz.
Berdasarkan hasil pertemuannya dengan pihak keluarga, bahwa bocah Faiz dinyatakan meninggal karena sakit.
“Jadi bukan karena kelaparan seperti yang ada di pesan berantai grup WhatsApp. Jadi keterangan ibunya kalau anaknya sakit. Terakhir demam, sakit perut sama mencret. Kalau makanannya amanji. Ibunya juga bilang kalau anaknya bersekolah di TK Yayasan Impian,” kata Lurah Bangkala saat dihubungi via telepon.
- person


Saat ini belum ada komentar