Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Sulsel » Gerbong Mutasi Pemkot Makassar Kembali Bergerak: Kepala UPT, Kabid, Kabag Hingga Camat

Gerbong Mutasi Pemkot Makassar Kembali Bergerak: Kepala UPT, Kabid, Kabag Hingga Camat

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Makassartoday.com, Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali akan melakukan mutasi pada tingkat eselon III-IV, yakni Kepala UPT, Kepala Bidang (Kabid), Kepala Bagian (Kabag) hingga Camat.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Makassar, Camelia Thamrin Tanto mengatakan, mutasi dilakukan untuk mengisi jabatan yang lowong.

Adapun proses mutasi itu, kata dia, diawali dengan verifikasi untuk kemudian dilakukan promosi jabatan. Nama-nama yang dipromosikan kemudian diajukan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk dilakukan verifikasi ulang.

“Sudah mulai penyusunan nama-nama. Sudah mulai kami minta ke Pak Wali dan Ibu Wawali, siapa-siapa nama-nama yang ingin diajukan. Mudah0mudahan tidak lama lagi (pelantikan), karena kalau lama roda pemerintahan juga agak macet,” ujar Camelia kepada media, Kamis (2/10/2025).

Camelia juga mengakui bahwa jumlah jabatan lowong untuk eselon III dan IV di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemkot Makassar, saat ini mencapai ratusan.

Sebelumnya, 263 pejabat baru resmi dilantik dalam upacara yang digelar di Lapangan Karebosi, pada Senin (29/9/2025). Mereka terdiri dari 136 lurah serta 127 pejabat kepala seksi dan kepala sub-bagian pengawasan yang akan bertugas di berbagai SKPD.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa rotasi ini murni penyegaran organisasi dan diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Jadi, ini bukan pergantian yang dipaksakan. Aturannya memang memungkinkan. Pengawasannya jelas, dan rotasi ini menjadi bagian dari proses yang wajar dalam birokrasi,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Appi, sapaan akrab Munafri, menegaskan bahwa rotasi kali ini bukanlah mutasi non-job, melainkan langkah penataan kelembagaan agar roda pemerintahan berjalan semakin efektif.

Dikatakan, tidak ada jabatan yang dihilangkan, seluruh pejabat mendapatkan kesempatan mengisi posisi strategis sesuai kompetensi dan kebutuhan lapangan.

“Ini adalah upaya membangun soliditas tim. Kami ingin seluruh jajaran, mulai dari lurah, kepala seksi, hingga kepala bagian, bergerak bersama menuntaskan program prioritas lima tahun ke depan,” ujar Appi.

(**)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less