Makassartoday.com, Makassar – Jajaran Direksi Perumda Parkir Makassar Raya menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) di kantor DPRD Kota Makassar guna membahas penataan dan penertiban parkir di sepanjang terowongan Ramaya Mall Panakkukang (MP), Jumat (12/12/2025).
RDP DPRD Kota Makassar dipimpin Basdir dari PKB dan Tri Zulkarnain dari Demokrat serta ikut dihadiri pihak Polsek Panakkukang dan pengelola MP.
Dalam RDP tersebut, Dewan memberikan perhatian khusus pada kondisi lalu lintas di sepanjang terowongan Ramayana yang selama ini menjadi lahan parkir liar oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.
Dewan berpendapat bahwa situasi ini juga tidak lepas dari akitivtas pintu akses terowongan dimana kendaraan keluar masuk tanpa pengaturan yang jelas.
Untuk itu, DPRD Kota Makassar mengeluarkan rekomendasi penutupan pintu masuk sebagai upaya menghindari parkir liar di sepanjang terowongan MP.
Direktur Umum Perumda Parkir Makassar, Saharuddin Said, menyambut baik rekomendasi tersebut. Menurutnya, rekomentadi itu bukan tanpa alasan.
“Hasil peninjauan lapangan serta masukan dari warga dan petugas di lokasi menguatkan bahwa pintu akses itu menjadi titik awal terjadinya pelanggaran parkir yang sudah berlangsung lama dan sulit ditertibkan,” ucap Direktur Umum Perumda Parkir Makassar, Saharuddin Said, usai menghadiri RDP.
Saharuddin menambahkan, jika rekomendasi ini tidak dijalankan, maka Pemerintah Kota Makassar harus mengambil langkah tegas, misalnya menempatkan pot-pot bunga sepanjang area tersebut, karena itu masih menjadi wilayah pemerintah.
“Jika tetap tidak dipatuhi, maka akan ada sanksi tegas,” pungkas Saharuddin.
(**)
