BPBD Kota Makassar, memastikan akan terus meningkatkan kesiapsiagaan, kapasitas personel, serta respons cepat dalam menghadapi berbagai potensi kedaruratan.
“Khususnya di wilayah pesisir dan perairan, sebagai bagian dari upaya perlindungan keselamatan warga,” tutup Fadli.
Aksi penyelamatan ini kembali menegaskan peran BPBD Kota Makassar sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan sekaligus wujud nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi keselamatan warganya di tengah kondisi cuaca laut yang berisiko.
Setelah itu, para nelayan yang diselamatkan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BPBD Kota Makassar serta Pemerintah Kota Makassar atas respons cepat yang diberikan.
Mereka juga menitipkan salam dan apresiasi kepada pimpinan BPBD dan Wali Kota Makassar karena kehadiran petugas BPBD Pemkot dinilai sangat membantu dan menyelamatkan nyawa mereka.
Salah satu korban menceritakan detik-detik mencekam saat kapal mereka mengalami kerusakan mesin di tengah laut.
“Kami memancing dan perahu tiba-tiba mesinnya rusak. Kami terombang-ambing di tengah laut dengan ombak yang tinggi. Kami tidak tahu apa yang akan terjadi seandainya BPBD tidak cepat datang menolong kami,” ungkap salah satu korban.
Diketahui, salah satu dari lima nelayan yang dievakuasi merupakan purnawirawan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Data Nelayan yang Dievakuasi (Aman dan Selamat):
Muh. Ruslan Kadir (58), alamat Jl. Maccini Gusung, Setapak 8 No. 5
Nasir (58), alamat Jl. Lure No. 59,
Subhan (56), alamat Maccini Gusung, Abdullah (25), alamat Maccini Gusung, Dwi (31), alamat Maccini Gusung.
(**)

