By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Appi Luncurkan Kamus Digital Bahasa Makassar: Solusi Literasi di Era Gen Z
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Pendidikan > Appi Luncurkan Kamus Digital Bahasa Makassar: Solusi Literasi di Era Gen Z
Pendidikan

Appi Luncurkan Kamus Digital Bahasa Makassar: Solusi Literasi di Era Gen Z

admin
admin
Share
3 Min Read
Penandatanganan MoU antara Hafidz selaku Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen dan Munafri sebagai Wali Kota Makassar./Foto:Hms
SHARE

Makassartoday.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar mengambil langkah berani untuk menyelamatkan bahasa daerah dari kepunahan di tengah gempuran digitalisasi. Bertempat di Museum Kota Makassar, Selasa (24/2/2026), Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin resmi meluncurkan Program Kamus Masuk Sekolah versi Kamus Digital Bahasa Makassar.

Inovasi ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Dinas Pendidikan Kota Makassar, Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan, dan BasaIbuWiki/Sulsel. Langkah ini dirancang sebagai jawaban atas fenomena semakin lunturnya penggunaan bahasa ibu di kalangan generasi muda.

Identitas yang Mulai Terkikis Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Appi ini menyoroti tren miris di mana anak-anak masa kini lebih didorong menguasai bahasa asing namun melupakan bahasa asal mereka.

“Ini yang kadang terbalik. Anak-anak sekarang justru dipaksa bahasa asing sejak dini, sementara bahasa ibunya perlahan ditinggalkan,” ujar Munafri. Ia menegaskan bahwa bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan penyimpan nilai filosofis tinggi seperti dalam diksi kelo, pappasang, sinrilik, hingga royo.

Periklanan
Ad imageAd image

Baca Sebelumnya: Penggunaan Bahasa di Ruang Publik Makassar Bakal Diawasi Pemerintah

Menurutnya, penggunaan kamus digital adalah solusi adaptif agar pelajar tidak lagi merasa kesulitan atau malu mengakses kosakata lokal. “Hampir kita kehilangan identitas diri karena banyak yang malu memakai bahasa Makassar. Padahal ini adalah jati diri kita,” tegasnya.

Visi “Trigatra Bangun Bahasa” Sejalan dengan visi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Munafri menekankan pentingnya keseimbangan dalam berbahasa:

1. Utamakan Bahasa Indonesia (sebagai pemersatu).
2. Lestarikan Bahasa Daerah (sebagai jati diri).
3. Kuasai Bahasa Asing (sebagai kebutuhan global).

Bukan Sekadar Seremonial Peluncuran ini ditandai dengan pemukulan gong dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Kepala Badan Pengembangan dan 5. Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen, Hafidz Muksin.

Munafri memberikan instruksi tegas kepada Dinas Pendidikan agar program ini segera diimplementasikan secara masif di seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta di Makassar. Ia tidak ingin kamus digital ini hanya menjadi simbol saat peluncuran saja.

“Kamus ini harus diaplikasikan dengan baik, dipakai di sekolah-sekolah dan dipelajari oleh anak-anak kita. Dengan begitu, kita bisa menjaga dan mempertahankan bahasa daerah sebagai warisan budaya,” pungkasnya.

Acara ini juga turut dihadiri oleh Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen, Ganjar Harimansyah, serta Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan, Toha Machsum.

You Might Also Like

Appi Ultimatum Lurah yang Bolos Rakor Terkait Pengelolaan Sampah

Cegah Kebocoran Anggaran, Wali Kota Makassar Bakal Sisir ‘Data Siluman’ Petugas Kebersihan

5 Tahun Berdiri di Atas Drainase, Lapak Pedagang di Jalan Datuk Patimang Dibongkar

Targetkan 12 Ribu Pelari, Appi Jadikan Balaikota Makassar Titik Kumpul Runners

Appi Evaluasi Total Program Persampahan, dari Sistem Open Dumping ke Sanitary Landfill

TAGGED: Dinas Pendidikan Makassar, Munafri Arifuddin, Pemkot Makassar
admin Februari 24, 2026 Februari 24, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Makassar Dikepung Banjir! Tello Baru Terendam Sedada, Tim TRC Terjang Arus Evakuasi Warga
Next Article Update BMKG: Daftar Wilayah di Sulawesi Selatan yang Berstatus Waspada dan Siaga Longsor
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Rahasia Produktivitas Tinggi: Mengenal Sleep Hygiene dan Cara Menerapkannya
Health April 6, 2026
Appi Ultimatum Lurah yang Bolos Rakor Terkait Pengelolaan Sampah
Metro April 6, 2026
Cegah Kebocoran Anggaran, Wali Kota Makassar Bakal Sisir ‘Data Siluman’ Petugas Kebersihan
Metro April 6, 2026
5 Tahun Berdiri di Atas Drainase, Lapak Pedagang di Jalan Datuk Patimang Dibongkar
Metro April 5, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?