By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Tak Ada Lagi Saling Lempar Tanggung Jawab, Pemkot Makassar Siapkan Alur Cepat Penanganan ODGJ
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Metro > Tak Ada Lagi Saling Lempar Tanggung Jawab, Pemkot Makassar Siapkan Alur Cepat Penanganan ODGJ
Metro

Tak Ada Lagi Saling Lempar Tanggung Jawab, Pemkot Makassar Siapkan Alur Cepat Penanganan ODGJ

admin
admin
Share
3 Min Read
Sekda Kota Makassar, Andi Zulkifly, saat memberikan sambutan dalam Pertemuan Koordinasi Penanganan ODGJ yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Makassar di Hotel Aston Makassar, Selasa (5/5/2026)./Foto: Hms
SHARE

Makassartoday.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar bergerak cepat membenahi sistem penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Melalui penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) terpadu, Pemkot Makassar berkomitmen menghilangkan “ego sektoral” yang selama ini sering menghambat efektivitas di lapangan.

Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly, saat membuka Pertemuan Koordinasi Penanganan ODGJ di Hotel Aston Makassar, Selasa (5/5/2026). Ia menekankan bahwa penanganan ODGJ berat adalah tanggung jawab kolektif lintas instansi.

“Penanganan ODGJ tidak bisa hanya dibebankan pada Dinas Sosial atau Dinas Kesehatan saja. Harus komprehensif oleh seluruh OPD terkait agar tidak tumpang tindih,” tegas Andi Zulkifly.

Selama ini, kerap terjadi aksi “saling lempar” tanggung jawab saat ditemukan ODGJ di ruang publik. Menanggapi hal itu, Andi Zulkifly menjelaskan mekanisme baru yang sedang digodok. Alur dimulai dari laporan tingkat RT/RW, dilanjutkan dengan asesmen awal oleh Puskesmas.

Periklanan
Ad imageAd image

Jika kondisi pasien memerlukan pengamanan, Satpol PP bersama pihak kecamatan akan turun tangan sebelum pasien dirujuk ke rumah sakit.

“Harus ada kejelasan siapa yang bertanggung jawab di setiap tahapan. Jangan sampai karena penanganan tidak optimal, Kota Makassar dinilai tidak inklusif,” tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, merinci pembagian peran tersebut. Dinas Kesehatan akan fokus pada aspek medis, mulai dari asesmen awal di Puskesmas hingga pemberian obat berkala untuk ODGJ kategori berat sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Kendala selama ini adalah petugas bingung harus dibawa ke mana, Dinkes atau Dinsos. Melalui rapat ini, kita sepakati jika hasil asesmen medis memerlukan perawatan, maka Dinkes yang merujuk. Namun, jika tidak memerlukan rawat medis, maka harus segera diambil alih Dinas Sosial untuk rehabilitasi,” jelas dr. Nursaidah.

Ia juga mengakui adanya tren peningkatan temuan kasus ODGJ di lapangan, sehingga diperlukan respons cepat tanpa harus menunggu satu sama lain.

Selain urusan teknis, Pemkot Makassar juga menyoroti pentingnya sisi kemanusiaan. Andi Zulkifly meminta masyarakat untuk tidak mengucilkan penderita gangguan jiwa.

“ODGJ bisa dicarikan jalan (sembuh). Masyarakat perlu diberi pemahaman untuk mendukung proses penyembuhan, bukan menelantarkan,” pesan Zulkifly.

Sebagai tindak lanjut, seluruh OPD terkait mulai dari tingkat Kecamatan, Satpol PP, Dinas Sosial, hingga pihak rumah sakit diminta segera menyusun action plan dan roadmap yang terintegrasi agar penanganan di lapangan berjalan cepat, tepat, dan bermartabat.

You Might Also Like

Lahan Pemakaman di Makassar Hampir Penuh, Pemkot Siapkan Lahan Baru di Maros

Lebih dari Sekadar Kebersihan, Ketulusan Cleaning Service RSUD Daya Makassar Tuai Pujian

Tanpa Konflik, Pemkot Makassar Berhasil Tata Kawasan Pasar Pamos Lewat Dialog

Sikat Jukir Liar! TRC Perumda Parkir Makassar Sita Atribut Ilegal di Jalan Veteran Utara

Malam Ramah Tamah May Day 2026: Appi Ajak Buruh dan Pengusaha Duduk Bersama Tiap Bulan

TAGGED: Andi Zulkifly, Munafri Arifuddin, Pemkot Makassar
admin Mei 5, 2026 Mei 5, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Malam Ramah Tamah May Day 2026: Appi Ajak Buruh dan Pengusaha Duduk Bersama Tiap Bulan
Next Article Sikat Jukir Liar! TRC Perumda Parkir Makassar Sita Atribut Ilegal di Jalan Veteran Utara
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Lahan Pemakaman di Makassar Hampir Penuh, Pemkot Siapkan Lahan Baru di Maros
Metro Mei 5, 2026
Fenomena Kebangkitan Earphone Kabel di Kalangan Gen Z
Tekno Mei 5, 2026
Lebih dari Sekadar Kebersihan, Ketulusan Cleaning Service RSUD Daya Makassar Tuai Pujian
Metro Mei 5, 2026
Jukir Viral di Jalan Pasar Ikan Berakhir di Kantor Polisi, Izin Parkir Dicabut Selamanya
Hukum Kriminal Mei 5, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?