Polisi Rilis Identitas Korban KM Nurul Salsa, Saksi Kasus Bertambah jadi 23 Orang
- calendar_month Kamis, 23 Jul 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Makassartoday.com, Makassar — Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) merilis perkembangan terbaru penanganan korban kecelakaan laut KM Nurul Salsa di perairan Kepulauan Selayar, Kamis (23/7/2026).
Dalam konferensi pers yang dipimpin Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto, diungkapkan bahwa tim Disaster Victim Identification (DVI) gabungan berhasil mengidentifikasi dua jenazah korban kecelakaan kapal tersebut.
“Perkembangan hari ini, dua jenazah yang sebelumnya dikirim ke Biddokkes Polda Sulsel telah berhasil diidentifikasi. Selain itu, tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban berjenis kelamin laki-laki di wilayah Pulau Matalaang yang saat ini masih dalam proses identifikasi,” ujar Didik.
Dari total 76 penumpang KM Nurul Salsa, rincian perkembangan terkini meliputi:
- Selamat: 58 orang
- Meninggal dunia di lokasi (di atas kapal): 1 orang
- Teridentifikasi di Biddokkes: 2 orang
- Ditemukan terbaru (proses identifikasi): 1 orang
- Masih dalam pencarian: 14 orang
Identitas Dua Korban Teridentifikasi
Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Pol dr. Muhammad Haris menjelaskan, dua kantung jenazah yang diterima pada Rabu (22/7) pagi telah berhasil diidentifikasi secara medis dan forensik oleh Tim DVI:
Hasriati (44)
Alamat: Dusun Garassi, Kel. Bontobaru, Kec. Pasimasunggu Timur, Kab. Kepulauan Selayar.
Metode Identifikasi: Data gigi, data medis, dan properti (Kantung jenazah PM 62 B 01 SLYR / AM 002).
Bau Intang (52)
Alamat: Putabangun, Bontoharu, Kab. Kepulauan Selayar.
Metode Identifikasi: Sidik jari dan data medis (Kantung jenazah PM 62 B 02 SLYR / AM 001).
Kedua jenazah tersebut telah diserahkan secara resmi kepada Polres Kepulauan Selayar untuk dipulangkan dan diserahkan kepada pihak keluarga. hingga saat ini Tim DVI telah menerima 16 data ante mortem dari total 17 korban yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Proses Hukum Terus Berjalan
Selain fokus pada pencarian dan identifikasi korban, Polda Sulsel juga terus mendalami penyebab kecelakaan laut ini. Jumlah saksi yang diperiksa oleh penyidik kini bertambah dari 21 orang menjadi 23 orang.
Pihak kepolisian memastikan pencarian terhadap 14 korban yang masih hilang terus dilakukan bersama Basarnas dan tim SAR gabungan, sementara informasi perkembangan kasus akan terus diperbarui secara berkala kepada publik.
- person

