Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Politik » Dilamar Andi Mallarangeng Masuk Demokrat, Appi: Ini Hal Sangat Serius, Tapi…

Dilamar Andi Mallarangeng Masuk Demokrat, Appi: Ini Hal Sangat Serius, Tapi…

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Makassartoday.com, Makassar — Dinamika politik di Sulawesi Selatan kembali memanas. Ketua Dewan Pakar DPP Partai Demokrat, Andi Alfian Mallarangeng, secara terang-terangan mengajak Ketua DPD II Golkar Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), untuk berpindah haluan dan bergabung ke Partai Demokrat.

Ajakan penuh sinyal politik tersebut disampaikan langsung saat keduanya melangsungkan pertemuan tatap muka di Hotel Novotel Makassar, Jalan Chairil Anwar No. 28, pada Sabtu (3/10/2026).

Andi Mallarangeng menilai bahwa Partai Demokrat merupakan wadah perjuangan politik yang sangat ideal bagi gaya kepemimpinan Appi. Menurutnya, rekam jejak hubungan serta kebersamaan yang terjalin selama ini membuat Appi sudah sangat memahami karakter, nilai, dan prinsip perjuangan partai berlambang bintang mercy tersebut.

“Saya mengajak Bung Appi untuk bergabung memperkuat Partai Demokrat di Sulawesi Selatan. Kita sudah sering bersama-sama, bahkan dulu saat kampanye kita bicara wattunnami (sudah waktunya). Saya rasa sekarang wattunnami juga bagi Bung Appi untuk bergabung dengan Partai Demokrat,” ujar mantan Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut.

Andi menegaskan, sebagai putra daerah asal Sulsel, ia memiliki tanggung jawab moral untuk merangkul tokoh-tokoh potensial demi membesarkan partai di kampung halamannya. Menurutnya, kompetisi politik di tingkat daerah membutuhkan figur pimpinan yang kuat dan berintegritas tinggi.

Saat disinggung mengenai spekulasi bahwa ajakan ini berkaitan dengan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Sulsel mendatang untuk memplot Appi sebagai calon ketua, Andi menepisnya secara halus.

“Saya belum bicara soal Musda ini sama beliau,” tegas Andi.

Sinyal Positif Appi dan Etika Politik Internal

Merespon “lamaran” terbuka dari politisi senior Demokrat tersebut, Munafri Arifuddin menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi. Appi memandang kehadiran langsung pengurus pusat Demokrat ke Makassar sebagai bentuk keseriusan yang patut dihormati.

“Tentu ini merupakan apresiasi yang setinggi-tingginya dan penghargaan yang sebesar-besarnya dari kami untuk Partai Demokrat. Karena melihat keseriusan beliau datang ke Makassar untuk menyampaikan hal seperti ini, saya pikir ini hal yang sangat serius yang harus kita respon,” ungkap Appi.

Meski memberi sinyal positif, Ketua Golkar Makassar ini memberikan jawaban diplomatis. Ia menegaskan tidak langsung menolak maupun serta-merta mengiyakan, melainkan harus melewati mekanisme serta etika organisasi di partai asalnya.

“Bukan menolak, bukan tidak menerima, bukan juga langsung menerima dan mengiyakan. Tapi kan ada prosedur yang harus kami lewati. Sebagai kader dari salah satu partai politik, tentu kita mengutamakan yang namanya etika politik. Saya harus menyelesaikan persoalan internal saya terlebih dahulu, baru merespon apa yang disampaikan,” jelasnya.

Kenang “Karpet Merah” dan Kehadiran AHY

Appi tidak memungkiri bahwa secara historis dan emosional, dirinya memiliki ikatan yang sangat dekat dengan Partai Demokrat. Demokrat dinilainya sebagai salah satu partai yang konsisten memberikan dukungan penuh dalam perjalanan politiknya di Pilwalkot Makassar.

“Salah satu partai yang selalu memberikan support, dukungan, dan memberikan karpet merah kepada saya dalam hal pemilihan Wali Kota di Kota Makassar, Demokrat sudah melakukan itu. Pada tahun 2020 saat kami maju pasca-COVID, satu-satunya Ketua Umum partai yang datang ke Makassar untuk meresmikan adalah Bapak AHY,” kenang Appi.

Ia mengakui ada banyak titik temu dan kesamaan pandangan antara dirinya dengan Partai Demokrat.

“Saya melihat ada beberapa poin yang memang klop antara kami dengan Partai Demokrat. Tapi mudah-mudahan proses ini berjalan dengan baik. Lagi-lagi kita mengutamakan aturan-aturan internal partai yang harus kita jaga. Saya akan memastikan jika ini terjadi, saya tidak punya lagi tanggung jawab yang dijalankan secara bersamaan,” pungkasnya.

  • person
Bagikan Threads
expand_less