Foto Penjual Roti Keliling Dicatut Pelaku Penipuan, Pasang QRIS Pribadi Modus Donasi
- calendar_month 1 jam yang lalu

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Makassartoday.com, Yogyakarta — Niat baik warganet untuk saling membantu sesama kini harus berbenturan dengan celah kejahatan siber. Belakangan ini, media sosial dihebohkan dengan modus penipuan berkedok penggalangan dana (donasi) yang memanfaatkan belas kasihan publik terhadap pedagang kecil.
Pelaku penipuan diketahui mencatut foto seorang bapak penjual roti keliling—yang dinarasikan memiliki keterbatasan fisik (tunanetra) dan berjualan di sekitar kawasan GOR UNY, Yogyakarta.
Dalam narasinya di platform media sosial seperti Threads, pelaku mengajak warganet untuk memborong dagangan sekaligus berdonasi.
Kendati demikian, modus ini akhirnya terbongkar berkat kejelian warganet. Sejumlah akun media sosial mendapati adanya kejanggalan pada kode QRIS yang disertakan dalam unggahan tersebut.
“Tetap hati-hati kalau mau bantu orang… Qris-nya ada bentuk digital aja udah aneh, apalagi ada blur-blurannya. Kasihan orang yang bener-bener perlu dibantu jadi pada gak percaya lagi,” tulis salah seorang warganet, @saviraulia, memperingatkan pengguna lain.
Berdasarkan penelusuran, kode QRIS yang dicantumkan pelaku telah dimanipulasi dan disinyalir terhubung langsung ke rekening pribadi pelaku, bukan kepada sang penjual roti yang bersangkutan.
Aksi ini dikhawatirkan tidak hanya merugikan secara materiil bagi para donatur yang berniat tulus, tetapi juga berdampak buruk bagi kepercayaan publik terhadap pedagang kecil lain yang benar-benar membutuhkan bantuan.
Warganet diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, memeriksa kevalidan informasi, serta memastikan bahwa donasi yang disalurkan melalui kode QRIS atau rekening benar-benar sampai kepada tangan yang tepat guna menghindari aksi penipuan serupa.
Editor: Irfan
- person

