By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Soroti Sikap Pemerintah di HPN 2026, Ketua IWO Sulsel: Jangan Alergi Kritik dan Diskriminasi Media
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Sulsel > Soroti Sikap Pemerintah di HPN 2026, Ketua IWO Sulsel: Jangan Alergi Kritik dan Diskriminasi Media
Sulsel

Soroti Sikap Pemerintah di HPN 2026, Ketua IWO Sulsel: Jangan Alergi Kritik dan Diskriminasi Media

admin
admin
Share
3 Min Read
Ketua IWO Sulsel, Zulkifli Thahir./Foto:Ist
SHARE

Makassartoday.com, Makassar — Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 menjadi momentum krusial bagi insan pers di Sulawesi Selatan. Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulsel, Zulkifli Thahir, SE, M.AP, menyerukan tiga poin utama: persatuan organisasi pers, peningkatan profesionalisme, serta penghentian diskriminasi terhadap media.

Menurut Zulkifli, menjamurnya organisasi pers saat ini seharusnya menjadi kekuatan besar untuk memperkuat demokrasi, bukan justru memicu perpecahan atau menciptakan sekat-sekat kepentingan.

“Tidak boleh ada lagi saling mereduksi, saling menjatuhkan, atau merasa paling berhak. Tidak ada kasta dalam profesi wartawan. Kita semua satu, berdiri di atas marwah yang sama: menjaga kemerdekaan pers,” tegas Zulkifli, Minggu (8/2/2026).

Ia menilai, ego sektoral antarorganisasi hanya akan memperlemah posisi tawar pers. Hal ini justru membuka celah masuknya intimidasi serta kekerasan terhadap jurnalis. Karena itu, solidaritas dan kolaborasi mutlak menjadi fondasi utama.

Periklanan
Ad imageAd image

Stop Praktik Jurnalisme “By Order”

Namun, persatuan saja dinilai tidak cukup. Zulkifli mengingatkan agar seluruh pewarta dan perusahaan pers terus melakukan introspeksi dengan meningkatkan kompetensi dan kualitas produk jurnalistik.

Ia mewanti-wanti agar profesi wartawan tidak disalahgunakan sebagai alat tekanan, ancaman, atau kepentingan sesaat yang bersifat pesanan (by order).

“Jangan rendahkan profesi ini dengan praktik-praktik intimidatif atau pemberitaan pesanan yang mengabaikan Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Itu bukan kerja pers, itu merusak marwah profesi,” ujarnya.

Zulkifli menekankan, ketidakprofesionalan hanya akan merugikan wartawan itu sendiri. Mulai dari hilangnya kredibilitas, turunnya kepercayaan publik, hingga risiko jeratan hukum seperti somasi dan pidana.

“Kualitas dan integritas adalah harga mati,” imbuhnya.

Kritik Pemerintah: Jangan Alergi dan Tebang Pilih

Di sisi lain, Zulkifli menyoroti sikap pemerintah daerah yang dinilai belum sepenuhnya terbuka terhadap fungsi kontrol sosial pers. Ia menegaskan, pemerintah harus dewasa dalam berdemokrasi dengan menerima kritik yang solutif.

“Jangan alergi terhadap kritik. Pers itu mitra, bukan musuh. Pemerintah tidak boleh menghindari wartawan atau memilah-milah media hanya karena dianggap tidak sejalan,” katanya.

Lebih tajam, ia mengingatkan agar tidak ada perlakuan diskriminatif dalam kerja sama publikasi atau kemitraan anggaran pemerintah. Selama media tersebut memenuhi regulasi dan bekerja profesional, mereka berhak diperlakukan setara.

“Tidak boleh ada tebang pilih atau hanya media ‘dekat’ yang dapat porsi. Kue APBD bukan untuk kelompok tertentu, tapi demi kepentingan masyarakat,” tegas Zulkifli.

Menutup pernyataannya, Zulkifli mengajak seluruh insan pers kembali pada jati diri profesi: independen, kritis, beretika, dan berpihak pada publik.

“Kalau pers bersatu, profesional, dan berintegritas, tidak ada kekuatan yang bisa membungkam kita. Itulah cita-cita Hari Pers Nasional yang sesungguhnya,” pungkasnya.

(**)

You Might Also Like

Bukan Cuma Fisik, Pemkab Sidrap Targetkan Pembangunan Karakter Lewat Safari Yasinan Serentak

Hari Ketiga Pencarian, Seluruh Korban Air Bah Sungai Kalimborang Maros Ditemukan Meninggal Dunia

Tragedi Air Bah Tompobulu: Tim SAR Temukan Jenazah Fajrin, Satu Korban Lagi Masih Hilang

Petaka Minggu Siang di Tompobulu, 2 Wanita Warga BTP Hilang Tersapu Air Bah di Sungai Kalimborang

Bernostalgia, Bupati Syaharuddin Alrif Tutup Safari Ramadan di Masjid Tempatnya Pernah Jadi Imam Tarawih

TAGGED: Hari Pers Nasional, IWO Sulsel
admin Februari 8, 2026 Februari 8, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Chelsea Islan Umumkan Kehamilan Anak Pertama dengan Rob Clinton
Next Article Ironi Triliuner: Elon Musk Mengaku Tak Bahagia Meski Punya Harta Rp14.387 Triliun
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Warkop Viral hingga Lapak di Atas Fasum Ditertibkan, Camat Tallo Tegaskan Tak Tebang Pilih
Metro April 15, 2026
Dinsos Makassar Bahas Perluasan Uji Coba Digitalisasi Bantuan Sosial
Metro April 14, 2026
48 Outlet Alfamidi di Makassar Terapkan Parkir Gratis, Perumda Parkir Lakukan Sosialisasi
Metro April 14, 2026
Tak Perlu ke Kantor Polisi! Kini Lapor Kehilangan Cukup Lewat Ponsel, Begini Caranya
Hukum Kriminal April 14, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?