Makassartoday.com, Makassar – Genderang perang politik menuju 2029 mulai ditabuh dari Sulawesi Selatan. Di bawah kepemimpinan Syaharuddin Alrif, DPW Partai NasDem Sulsel memutuskan untuk “tancap gas” lebih awal dengan menggelar konsolidasi besar-besaran yang dijadwalkan pada Jumat mendatang.
Langkah ini bukan tanpa alasan. Dengan tahapan Pemilu yang diprediksi mulai bergulir pertengahan 2026, NasDem Sulsel enggan kehilangan momentum emasnya sebagai salah satu kekuatan politik utama di wilayah tersebut.
Kumpulkan ‘Panglima’ Daerah Agenda krusial ini akan menghadirkan para pemegang kunci kekuatan partai: Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) DPD NasDem dari seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa ini adalah momen untuk merapatkan barisan sekaligus mengevaluasi pencapaian gemilang pada Pemilu 2024 lalu.
“Konsolidasi ini adalah langkah awal kami. Kami ingin memastikan capaian yang sudah diraih tetap terjaga, sembari menyiapkan diri menghadapi dinamika politik yang terus berubah,” ujar Syaharuddin.
Misi Mempertahankan Takhta Senada dengan itu, Sekretaris Wilayah NasDem Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, menjelaskan bahwa pertemuan ini akan menjadi ruang “dapur strategi” yang sangat tertutup. Fokusnya jelas: pemetaan kekuatan hingga ke akar rumput.
“Ini murni agenda internal. Kami akan membedah strategi secara menyeluruh agar NasDem tetap kompetitif dan adaptif. Targetnya tidak main-main, kami ingin meningkatkan perolehan suara dan kursi di 2029 nanti,” tegas sosok yang akrab disapa Cicu ini.
Dengan persiapan yang dimulai sejak dini, NasDem Sulsel seolah mengirim pesan kuat kepada kompetitornya: mereka siap mempertahankan status sebagai “partai yang diperhitungkan” di panggung politik Sulawesi Selatan.
(**)

