Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Sulsel » Hari Ketiga Pencarian, Seluruh Korban Air Bah Sungai Kalimborang Maros Ditemukan Meninggal Dunia

Hari Ketiga Pencarian, Seluruh Korban Air Bah Sungai Kalimborang Maros Ditemukan Meninggal Dunia

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Makassartoday.com, Maros – Operasi pencarian besar-besaran yang dilakukan Tim SAR Gabungan di Sungai Kalimborang, Dusun Bahagia, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), akhirnya resmi ditutup. Dua wisatawan yang dilaporkan hanyut terseret air bah sejak Minggu (29/3/2026) telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

​Kedua korban, Muhammad Fajrin (20) dan Ica (20), terseret arus sungai yang meluap tiba-tiba dari bagian hulu saat sedang berenang pada pukul 14.00 WITA.

​Kronologi Penemuan Korban

Upaya pencarian yang berlangsung selama tiga hari tersebut membuahkan hasil secara bertahap. Korban pertama, Muhammad Fajrin, ditemukan pada hari kedua pencarian sekitar pukul 12.00 WITA. Jasadnya ditemukan sejauh 4 kilometer dari lokasi awal kejadian.

​Sementara itu, korban kedua bernama Ica, baru berhasil ditemukan pada hari ketiga, Selasa (31/3/2026). Tim SAR menemukan jenazah Ica terseret lebih jauh, yakni sekitar 7 kilometer dari titik nol musibah terjadi.

​”Kami telah mengerahkan seluruh kemampuan dalam operasi ini. Kami juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban, semoga diberi ketabahan,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Arif Anwar, S.Sos., M.M.

​Kendala di Lapangan

Proses evakuasi tidak berjalan mudah. Medan yang sulit serta arus sungai yang deras menjadi tantangan utama bagi unsur TNI, Polri, Basarnas, dan masyarakat sekitar yang bahu-membahu menyisir aliran sungai. Setelah ditemukan, kedua jenazah langsung dibawa ke Puskesmas Tompobulu sebelum diserahkan ke pihak keluarga.

​Imbauan bagi Wisatawan

Menanggapi tragedi ini, pihak berwenang memberikan peringatan keras kepada masyarakat. Cuaca yang tidak menentu di wilayah hulu dapat memicu fenomena air bah secara mendadak meskipun di lokasi wisata sedang tidak hujan. Masyarakat diminta untuk selalu waspada dan memantau kondisi cuaca sebelum beraktivitas di area aliran sungai.

​Dengan ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR di Sungai Kalimborang secara resmi dinyatakan berakhir dan ditutup.

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less