By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Wali Kota Makassar Jamin Tak Ada Pengurangan PPPK di Tahun 2026
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Metro > Wali Kota Makassar Jamin Tak Ada Pengurangan PPPK di Tahun 2026
Metro

Wali Kota Makassar Jamin Tak Ada Pengurangan PPPK di Tahun 2026

admin
admin
Share
3 Min Read
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan keterangan pers di kantor Balaikota, Kamis (2/4/2026)./Foto: dok
SHARE

Makassartoday.com, Makassar – Di tengah kebijakan fiskal nasional yang kian ketat, Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin mengambil langkah berani. Pemkot Makassar menegaskan komitmennya untuk tidak melakukan pemangkasan maupun pengurangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

​Wali Kota Makassar yang akrab disapa Appi ini menegaskan bahwa tenaga PPPK adalah pahlawan pelayanan publik yang menjadi tulang punggung keluarga. Oleh karena itu, keberadaan mereka wajib dipertahankan meski daerah tengah menghadapi tantangan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen sesuai UU Nomor 1 Tahun 2022.

​”Apapun kebijakan, tak ada yang dirumahakan dan tidak ada pemangkasan. Bagi kami, tenaga PPPK adalah pahlawan yang bekerja untuk keluarga dan masyarakat. Mereka wajib kita pertahankan,” tegas Munafri, Kamis (2/4/2026).

Alih-alih mengambil jalan pintas melalui pengurangan pegawai, duet Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham memilih jalur penguatan kapasitas fiskal daerah. Pemkot Makassar kini fokus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan target ambisius sebesar Rp2,3 triliun pada tahun 2026.

Periklanan
Ad imageAd image

​Langkah ini diambil untuk menutup celah anggaran akibat pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat yang mencapai Rp500 miliar.

​”Artinya, tidak hanya mengandalkan dana transfer dari pusat. Salah satu cara yang ditempuh adalah mencari dan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah agar tetap mampu menggaji PPPK,” jelas Appi.

​Selain membuka ruang ekonomi baru, Appi juga menekankan pentingnya menutup kebocoran pendapatan melalui pengetatan sistem penerimaan pajak daerah tanpa menambah beban masyarakat.

Kebijakan yang menempatkan aspek kemanusiaan di atas angka-angka anggaran ini mendapat acungan jempol dari pengamat politik Universitas Hasanuddin, Adi Suryadi Culla. Menurutnya, langkah Appi adalah preseden positif bagi kepemimpinan daerah di Indonesia.

​”Ini langkah yang patut diapresiasi. Pak Wali Kota hadir dengan kebijakan yang melindungi tenaga kerja. Beliau tidak menjadikan PPPK sebagai objek efisiensi, tetapi justru mencari solusi alternatif melalui peningkatan pendapatan daerah,” ujar Adi.

​Ia menambahkan bahwa kebijakan ini krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi ribuan keluarga sekaligus memastikan kualitas layanan dasar publik di Makassar tetap prima.

​Sebagai informasi, sepanjang tahun 2025, Pemkot Makassar telah berhasil mengangkat 8.854 tenaga honorer menjadi PPPK. Dengan kebijakan terbaru ini, ribuan pegawai tersebut dapat terus bernapas lega dan bekerja dengan tenang demi melayani warga Kota Daeng.

You Might Also Like

Appi Ultimatum Lurah yang Bolos Rakor Terkait Pengelolaan Sampah

Cegah Kebocoran Anggaran, Wali Kota Makassar Bakal Sisir ‘Data Siluman’ Petugas Kebersihan

5 Tahun Berdiri di Atas Drainase, Lapak Pedagang di Jalan Datuk Patimang Dibongkar

Targetkan 12 Ribu Pelari, Appi Jadikan Balaikota Makassar Titik Kumpul Runners

Antrean Kendaraan Membeludak, Tiga SPBU di Makassar Dijaga Ketat Polisi

TAGGED: Munafri Arifuddin, Pemkot Makassar
admin April 3, 2026 April 2, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Telkomsel Tawarkan Program Digitalisasi Sekolah, Wali Kota Makassar: Utamakan Manfaat, Bukan Komersial
Next Article Survei PPI: 84,9 Persen Warga Dukung Penataan PKL di Trotoar Makassar
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Rahasia Produktivitas Tinggi: Mengenal Sleep Hygiene dan Cara Menerapkannya
Health April 6, 2026
Appi Ultimatum Lurah yang Bolos Rakor Terkait Pengelolaan Sampah
Metro April 6, 2026
Cegah Kebocoran Anggaran, Wali Kota Makassar Bakal Sisir ‘Data Siluman’ Petugas Kebersihan
Metro April 6, 2026
5 Tahun Berdiri di Atas Drainase, Lapak Pedagang di Jalan Datuk Patimang Dibongkar
Metro April 5, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?