By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Makassar Masuk 10 Besar Kota Paling Toleran di Indonesia, Bukan Capaian Instan!
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Metro > Makassar Masuk 10 Besar Kota Paling Toleran di Indonesia, Bukan Capaian Instan!
Metro

Makassar Masuk 10 Besar Kota Paling Toleran di Indonesia, Bukan Capaian Instan!

admin
admin
Share
3 Min Read
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama tokoh lintas agama saat menghadiri perayaan Imlek 2026./Foto: dok Hms
SHARE

Makassartoday.com, Makassar – Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Di tengah kompleksitas dinamika sosial perkotaan, Makassar resmi menembus peringkat 10 besar kota berpenduduk di atas satu juta jiwa dengan tingkat toleransi terbaik di Indonesia.

Penetapan ini berdasarkan rilis Indeks Kota Toleran (IKT) oleh SETARA Institute yang diluncurkan di Jakarta pada Rabu (22/4/2026). Capaian ini menjadi bukti konkret keberhasilan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam merawat harmoni dan keberagaman warganya.

Ketua Badan Pengurus SETARA Institute, Ismail Hasani, mengungkapkan fakta mengejutkan terkait progres Kota Daeng. Makassar mencatat lonjakan peringkat yang sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Jika pada IKT 2024 Makassar berada di posisi ke-52, maka pada IKT 2025 mengalami kenaikan drastis dengan lompatan 43 peringkat hingga menempati posisi ke-9 nasional. Lompatan ini cukup tinggi dan menunjukkan adanya kemajuan signifikan dalam mendorong praktik toleransi di tingkat kota,” jelas Ismail.

Periklanan
Ad imageAd image

Ismail menambahkan, studi IKT bertujuan mengidentifikasi praktik baik (best practices) pemerintah dan masyarakat dalam tata kelola kebhinekaan. Dengan capaian ini, Makassar dinilai layak menjadi salah satu rujukan nasional dalam pengelolaan keberagaman yang inklusif.

Bukan Capaian Instan

Menanggapi prestasi bergengsi ini, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar, Fathur Rahim, menegaskan bahwa lonjakan tersebut bukan sesuatu yang instan.

Menurutnya, pencapaian ini adalah buah dari kerja kolektif dan implementasi kebijakan yang terukur di era kepemimpinan Munafri-Aliyah.

“Pak Wali dan Ibu Wawali berhasil menerjemahkan visi Makassar sebagai kota inklusif ke dalam program-program konkret yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat,” ujar Fathur.

Ia merinci sejumlah langkah strategis Pemkot Makassar. Mulai dari memfasilitasi peringatan hari besar keagamaan seluruh umat, memberikan dukungan dana hibah untuk organisasi keagamaan, hingga menetapkan 10 “Kelurahan Sadar Kerukunan” sebagai wilayah percontohan pada Maret 2026 lalu.

“Ini bukan sekadar prestasi administratif, tetapi komitmen jangka panjang untuk memastikan Makassar tetap menjadi rumah bersama yang aman dan nyaman bagi seluruh umat beragama,” tegasnya.

Apresiasi dari Tokoh Agama

Sinergi yang solid ini juga diamini oleh Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Makassar, Prof. Arifuddin Ahmad. Ia menilai birokrasi, kepemimpinan politik, dan elemen masyarakat kini berjalan searah.

Pengakuan terhadap Makassar, kata Prof. Arifuddin, juga semakin lengkap dengan diraihnya penghargaan Harmony Award 2025 oleh FKUB Kota Makassar baru-baru ini.

“Kepemimpinan Pak Wali Kota memberikan arah kebijakan yang inklusif, birokrasi menjalankan program secara konsisten, dan elemen masyarakat turut menjaga nilai-nilai toleransi. Ini adalah hasil kerja bersama,” ungkap Prof. Arifuddin, Sabtu (2/5/2026).

Kini, dengan masuknya Makassar ke dalam daftar elit 10 besar IKT, posisinya sejajar dengan kota-kota besar lainnya seperti Semarang, Surabaya, Jakarta, hingga Medan.

Hal ini menjadi indikator penting bahwa Makassar tak hanya berkembang pesat sebagai kota metropolitan dari sisi ekonomi dan infrastruktur, melainkan juga sebagai ruang hidup yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan keadilan sosial.

You Might Also Like

Bahas Sekolah Rakyat hingga Relokasi Nelayan, Pemkot Makassar dan Kemensos Matangkan Skema Cost Sharing

Laporan OPD Mendadak, Pansus DPRD Makassar Pilih Tunda Bahas LKPJ Wali Kota 2025 

Lampaui Target, Pajak Hiburan Makassar Tembus Rp12 Miliar di April 2026

Tanpa Penertiban, Warga Tamalanrea Bongkar Mandiri 6 Lapak di Atas Drainase

Menakar ‘Loncatan’ Makassar di Bawah Kendali MULIA

TAGGED: Munafri Arifuddin, Pemkot Makassar
admin Mei 2, 2026 Mei 2, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang di Sulsel Besok, 3 Mei 2026
Next Article Siswi SMP di Makassar Jadi Korban Jambret hingga Luka di Wajah, Polisi Buru Pelaku
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Bahas Sekolah Rakyat hingga Relokasi Nelayan, Pemkot Makassar dan Kemensos Matangkan Skema Cost Sharing
Metro Mei 4, 2026
Laporan OPD Mendadak, Pansus DPRD Makassar Pilih Tunda Bahas LKPJ Wali Kota 2025 
Metro Mei 4, 2026
Lampaui Target, Pajak Hiburan Makassar Tembus Rp12 Miliar di April 2026
Metro Mei 4, 2026
Tanpa Penertiban, Warga Tamalanrea Bongkar Mandiri 6 Lapak di Atas Drainase
Metro Mei 4, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?