Sering Bikin Macet, Parkiran Jalan Protokol dan Pasar Tumpah Manggala Bakal Ditata Ketat
- calendar_month Senin, 15 Jun 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Makassartoday.com, Makassar – Kemacetan di sejumlah ruas jalan protokol dan kawasan pasar tumpah di Kecamatan Manggala menjadi perhatian serius. Guna mencari solusi atas persoalan tersebut, Perumda Parkir Makassar Raya menggelar roadshow sosialisasi dan koordinasi langsung ke tingkat kecamatan dan kelurahan, Senin (15/6/2026).
Direktur Utama Perumda Parkir Makassar Raya, Adi Rasyid Ali (ARA), menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk membangun kolaborasi yang lebih erat dengan pemerintah setempat agar pengelolaan perparkiran bisa berjalan tertib dan profesional. Selain penataan, sektor ini juga dibidik untuk membuka lapangan kerja bagi warga lokal.
“Kedatangan kami ke kecamatan dan kelurahan adalah untuk berkolaborasi. Salah satu poin penting yang kami sampaikan adalah bagaimana menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat melalui sektor perparkiran,” ujar ARA.
ARA mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa saat ini mayoritas juru parkir (jukir) di Makassar justru didominasi oleh warga luar daerah.
“Hampir 50 hingga 70 persen jukir yang ada saat ini berasal dari luar Kota Makassar. Ke depan, kami ingin bersama camat dan lurah melakukan pendataan serta pembinaan, agar masyarakat yang memiliki KTP Kota Makassar mendapatkan prioritas,” tambahnya.
Tantangan Pasar Tumpah dan Jalan Protokol
Merespons langkah tersebut, Camat Manggala, Ahmad, menyambut baik sinergi ini. Ia mengakui bahwa menertibkan parkiran di wilayah Manggala, terutama di jalan protokol dan area pasar tumpah, memiliki tantangan tersendiri dan kerap memicu kemacetan.
“Kami akan menindaklanjuti persoalan parkiran di Kecamatan Manggala yang selama ini cukup sulit dikendalikan, terutama di jalan-jalan protokol. Kami akan bekerja sama dengan Perumda Parkir dan Dinas Perhubungan untuk mencari solusi terbaik,” kata Ahmad.
Ahmad menambahkan, penggunaan badan jalan oleh aktivitas pasar tumpah menjadi salah satu biang kerok kemacetan yang paling sering dikeluhkan masyarakat. Oleh karena itu, penataan bersama mutlak diperlukan.
“Permasalahan ini sudah kami petakan dan pahami. Ke depan akan kami tindak lanjuti bersama agar tercipta ketertiban, kenyamanan, dan kelancaran arus lalu lintas bagi masyarakat,” tutupnya.
Roadshow ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Perumda Parkir Makassar Raya untuk memperkuat koordinasi dengan lini pemerintah terbawah, demi mewujudkan tata kelola parkir yang tertib, lancar, dan berdampak ekonomi positif bagi warga lokal.
- person

