Ikuti Kami

light_mode
light_mode
Breaking News
Trending Tags
Beranda » Sulsel » Melinda Aksa Kunjungi Econatural Society, Dukung Edukasi Maggot untuk Solusi Sampah dan Ketahanan Pangan

Melinda Aksa Kunjungi Econatural Society, Dukung Edukasi Maggot untuk Solusi Sampah dan Ketahanan Pangan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Makassartoday.com, Makassar – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, mengunjungi Econatural Society Indonesia untuk meninjau langsung praktik pengelolaan lingkungan berbasis keberlanjutan yang dikembangkan oleh komunitas tersebut pada hari Sabtu (2/8/2025).

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen TP PKK dalam mendorong inovasi lokal yang mendukung ketahanan pangan dan pengelolaan sampah organik sejak dari rumah tangga.

Dalam kunjungan tersebut, Melinda Aksa didampingi oleh Direktur Bosowa Peduli, Marini Ambo Wellang, dan disambut langsung oleh Founder Econatural Society Indonesia, Ziaul Haq Nawawi.

Salah satu inovasi utama yang ditinjau adalah budidaya maggot atau larva Black Soldier Fly (BSF), yang terbukti efektif mengurai limbah organik secara cepat tanpa menimbulkan bau, sekaligus menghasilkan pakan ikan kaya protein. Air dari kolam budidaya ikan pun dimanfaatkan untuk menyiram tanaman, menciptakan sistem pertanian terpadu yang efisien, ramah lingkungan, dan berorientasi pada keberlanjutan (sustainability).

Melinda mengapresiasi langsung sistem terpadu yang dikembangkan oleh Econatural Society. Menurutnya, praktik ini tidak hanya menjawab tantangan pengelolaan sampah, tetapi juga menjadi solusi ekonomi rumah tangga dan penguatan ketahanan pangan berbasis keluarga.

“Model edukasi dan praktik berkelanjutan seperti ini patut diapresiasi. Ini bukan hanya solusi lingkungan, tapi juga peluang ekonomi yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujar Melinda.

Ia juga menjelaskan bahwa larva maggot BSF memiliki siklus hidup yang produktif, dari telur, bayi larva, larva dewasa, prepupa, pupa, hingga lalat dewasa yang kemudian kawin dan bertelur kembali.

Proses ini berpotensi besar dalam pengelolaan sampah skala rumah tangga hingga komunitas.

“Jika masyarakat mengenal dan terbiasa dengan sistem seperti ini, bukan tidak mungkin kita bisa mengelola sampah langsung dari sumbernya, sekaligus menciptakan ekonomi sirkular,” lanjutnya.

Melinda juga mendorong agar TP PKK dan kader di lapangan dapat mengambil peran aktif sebagai motor edukasi kepada keluarga, terutama dalam hal pemilahan dan pemanfaatan sampah organik.

“Harapan kami, praktik keberlanjutan seperti ini bisa mulai diterapkan dari rumah, kelompok RT dan RW, kemudian diperluas ke sekolah-sekolah, dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Makassar secara menyeluruh,” tambahnya.

Econatural Society Indonesia dikenal sebagai komunitas yang menyinergikan bidang lingkungan, sosial, dan kemanusiaan, serta berkomitmen mendukung program-program pemerintah melalui green innovation dan pemberdayaan komunitas akar rumput.

Melalui kunjungan ini, Ketua TP PKK Kota Makassar membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan komunitas lokal dan sektor swasta dalam menciptakan kota yang bersih, sehat, dan mandiri secara ekologis.

(**)

  • person
Bagikan Threads
Tulis Komentar
×

forum Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

expand_less