Makassartoday.com, Makassar – Lima orang nelayan yang terombang-ambing di perairan Barrang Lompoa akibat kerusakan mesin kapal berhasil dievakuasi dengan selamat oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar, Kamis (1/12/2026), malam.
Peristiwa tersebut bermula dari laporan warga yang masuk ke BPBD Kota Makassar, terkait sebuah kapal nelayan yang mengalami gangguan mesin di tengah laut.
“Menindaklanjuti laporan itu, kami BPBD respon cepat mengerahkan tujuh personel TRC ke lokasi kejadian guna melakukan pencarian dan evakuasi,” jelas Kepala BPBD Makassar, Muhammad Fadli, Jumat (2/1/2025).
Dijelaskan, operasi pencarian dan penyelamatan dimulai sekitar pukul 18.30 WITA. Proses pencarian berlangsung cukup menantang karena dilakukan pada malam hari dengan kondisi ombak laut yang tinggi serta jarak pandang yang terbatas.
Namun, berkat koordinasi yang baik, pengalaman, serta kesiapsiagaan personel, tim berhasil menemukan kapal nelayan yang mengalami kerusakan dan mengevakuasi seluruh penumpangnya.
“Kelima nelayan tersebut berhasil dievakuasi dalam kondisi aman dan selamat, kemudian dibawa ke daratan Kota Makassar. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini,” tutur Fadli.
Lebih lanjut, Muh Fadli menegaskan bahwa keberhasilan operasi tersebut merupakan bentuk nyata komitmen BPBD dalam menjalankan tugas kemanusiaan dan perlindungan masyarakat.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Dalam situasi darurat, negara harus hadir. BPBD Kota Makassar akan selalu siap bergerak kapan pun dan dalam kondisi apa pun untuk melindungi masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Fadli mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan warga pesisir, agar lebih waspada sebelum melaut. Ia menekankan pentingnya memantau kondisi cuaca serta memastikan kelayakan kapal dan mesin guna menghindari kejadian serupa.
“Kami mengajak para nelayan untuk selalu memperhatikan prakiraan cuaca, memeriksa kondisi kapal sebelum berangkat, serta segera melapor apabila mengalami keadaan darurat di laut,” imbuh Fadli.
