By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Waspada Virus Nipah: Kemenkes Terbitkan SE Kewaspadaan Dini di Pintu Masuk Negara
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Scroll Untuk Melihat Konten
Ad imageAd image
Makassar Today > Blog > Lifestyle > Health > Waspada Virus Nipah: Kemenkes Terbitkan SE Kewaspadaan Dini di Pintu Masuk Negara
Health

Waspada Virus Nipah: Kemenkes Terbitkan SE Kewaspadaan Dini di Pintu Masuk Negara

admin
admin
Share
3 Min Read
Ilustrasi Virus Nipah
SHARE

Makassartoday.com, Jakarta – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) resmi mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/445/2026 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit Virus Nipah. Langkah antisipatif ini diambil menyusul laporan adanya kasus konfirmasi di luar negeri, tepatnya di Benggala Barat, India, pada akhir Januari 2026.

Meskipun hingga saat ini belum ditemukan kasus konfirmasi pada manusia di Indonesia, pemerintah meminta seluruh jajaran kesehatan dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan guna mencegah masuknya virus zoonotik ini ke tanah air.

Situasi Global dan Respon Pemerintah
Per 26 Januari 2026, dilaporkan terdapat dua kasus konfirmasi pada tenaga kesehatan di India. Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Kesehatan menekankan pentingnya pengendalian ketat di pintu masuk negara.

“Controlling ketat melalui karantina kesehatan sangat penting. Kita harus waspada meskipun di Indonesia belum ada temuan kasus pada manusia,” tegas pihak Kemenkes dalam keterangannya.

Gejala yang Perlu Diwaspadai
Virus Nipah memiliki masa inkubasi antara 4 hingga 14 hari, namun dalam beberapa kasus bisa mencapai 45 hari. Gejala awalnya sering kali mirip flu, meliputi:

  1. Demam tinggi dan sakit kepala hebat.
  2. Nyeri otot dan muntah.
  3. Gangguan pernapasan (batuk dan sesak napas).

Pada tahap berat, virus ini dapat menyebabkan Ensefalitis (peradangan otak) yang ditandai dengan pusing, kebingungan, kejang, hingga penurunan kesadaran yang fatal.

Langkah Pencegahan bagi Masyarakat
Kemenkes mengimbau masyarakat untuk melakukan tindakan pencegahan mandiri sebagai berikut:

  1. Hindari Nira Mentah: Jangan mengonsumsi air nira atau aren langsung dari pohonnya. Kelelawar buah (inang alami virus) sering mengontaminasi sadapan nira pada malam hari. Pastikan nira dimasak hingga mendidih sebelum dikonsumsi.
  2. Kebersihan Buah: Cuci dan kupas buah secara menyeluruh. Buang buah yang memiliki tanda bekas gigitan hewan.
  3. Masak Daging Hingga Matang: Pastikan produk hewan ternak dimasak dengan sempurna.
  4. PHBS: Rutin mencuci tangan dengan sabun dan menerapkan etika batuk/bersin.

Status Kewaspadaan di Indonesia
Pemerintah telah menginstruksikan Dinas Kesehatan di seluruh provinsi, rumah sakit rujukan, dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bidang Kekarantinaan Kesehatan untuk:

  • Meningkatkan pengawasan terhadap pelaku perjalanan dari negara terjangkit.
  • Memastikan kesiapan fasilitas isolasi dan Alat Pelindung Diri (APD).
  • Memperkuat deteksi dini melalui laboratorium kesehatan masyarakat.

Masyarakat diminta untuk tidak panik namun tetap memantau informasi resmi dari kanal kesehatan pemerintah dan segera melapor ke fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala setelah melakukan perjalanan dari wilayah terdampak.

- Advertisement -
Ad imageAd image

You Might Also Like

Menjaga Kesehatan di Musim Hujan: Panduan Praktis Agar Tetap Fit

Kenali Kesehatan Mentalmu

Geliat Bisnis Skincare Sultan, Konsumen yang Kerap Dirugikan

Dampak Makanan Fermentasi Tehadap Usus dan Imunitas

Bagaimana Polusi Plastik di Laut Mempengaruhi Kesehatan Manusia?

TAGGED: Info Kesehatan
admin Februari 4, 2026 Februari 3, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Lumba-Lumba Tersesat di Mangrove Kuti-Caddi Maros
Next Article Kapal Terbakar di Pelabuhan Paotere Makassar, Sembilan Orang jadi Korban
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Nelayan Jatuh dari Kapal di Sinjai Ditemukan Meninggal Dunia
Sulsel Februari 4, 2026
Forum Perangkat Daerah Dinsos Makassar Dorong Sinergitas Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial
Sulsel Februari 4, 2026
Kantor Bareskrim Palsu Ditemukan di Kompleks Scam O’Smach Kamboja
World Februari 4, 2026
Duka di NTT, Murid SD Gantung Diri karena Tak Mampu Beli Pena dan Buku
Nasional Februari 4, 2026
//

We influence 20 million users and is the number one business and technology news network on the planet

Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?