By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Berdiri Puluhan Tahun, Lapak PKL di Jalan Sarappo Akhirnya Dibongkar
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Metro > Berdiri Puluhan Tahun, Lapak PKL di Jalan Sarappo Akhirnya Dibongkar
Metro

Berdiri Puluhan Tahun, Lapak PKL di Jalan Sarappo Akhirnya Dibongkar

admin
admin
Share
2 Min Read
Petugas Satpol PP membongkar salah satu lapak PKL di Jalan Sarappo, Kecamatan Wajo, Makassar, Senin (16/2/2026)./Foto:Hms
SHARE

Makassartoday.com, Makassar – Pemerintah Kota Makassar kembali melakukan tindakan tegas demi mengembalikan fungsi fasilitas umum. Sebanyak 15 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berdiri di atas saluran drainase di Kecamatan Wajo ditertibkan oleh tim gabungan, Senin (16/2/2026).

Langkah ini diambil sebagai upaya mendesak untuk meminimalisir potensi banjir akibat tersumbatnya aliran air, sekaligus mengurai kemacetan di kawasan padat tersebut.

Plt Camat Wajo, Ivan Kalalembang, memimpin langsung penertiban yang menyasar dua lokasi utama, yakni 10 lapak di Jalan Sarappo dan 5 lapak di Jalan Tentara Pelajar.

“Keberadaan lapak yang telah berdiri puluhan tahun itu menghambat fungsi drainase dan mengganggu pemanfaatan fasilitas umum (fasum) serta fasilitas sosial (fasos),” tegas Ivan di sela-sela penertiban.

Periklanan
Ad imageAd image

Proses Panjang, Bukan Tiba-tiba

Ivan menjelaskan, pembongkaran ini tidak dilakukan secara mendadak. Pihak kecamatan telah melakukan pendekatan persuasif yang cukup panjang. Sosialisasi melalui surat pemberitahuan sudah dilayangkan sejak tahun 2023.

Eskalasi peringatan ditingkatkan pada akhir tahun lalu. Surat Peringatan (SP) 1 dan 2 dikirimkan pada November 2025, disusul SP 3 pada Januari 2026 sebagai ultimatum terakhir.

“Jadi penertiban ini sudah melalui tahapan sesuai prosedur. Kami tidak serta merta membongkar,” ujarnya.

Pedagang Kooperatif Bongkar Sendiri

Berkat komunikasi yang intens, proses penertiban berjalan kondusif tanpa gesekan fisik. Para pedagang menunjukkan sikap kooperatif, bahkan banyak yang dengan kesadaran sendiri membongkar lapak mereka sebelum petugas bertindak.

“Alhamdulillah tidak ada riak-riak. Para PKL ada yang membongkar sendiri lapaknya,” tambah Ivan.

Praktik Jual Beli Ilegal Terungkap

Dalam penertiban tersebut, Ivan juga mengungkap fakta menarik. Meski berdiri di atas tanah negara (fasum), beberapa lapak ternyata sempat diperjualbelikan oleh oknum pedagang kepada pihak lain untuk kepentingan komersial.

Praktik ini dinilai melanggar aturan keras karena mengkomersialkan fasilitas publik. “Penataan ini bukan semata penertiban, tapi upaya menciptakan lingkungan yang tertib dan nyaman bagi seluruh warga,” imbuhnya.

Pasca penertiban, pihak Kecamatan Wajo tengah menyiapkan skema relokasi ke tempat yang lebih representatif agar para pedagang dapat kembali berusaha tanpa melanggar peraturan daerah.

(**)

You Might Also Like

Appi Kenalkan LONTARA+ sebagai Kanal Aspirasi Warga Saat Safari Ramadan di Panakkukang

Andi Sudirman Dukung Penertiban PKL Makassar: Jangan Ada Bahu Jalan Jadi Lapak

Setahun Kepemimpinan MULIA, 8.854 Tenaga Honorer Makassar Diangkat Jadi PPPK

Subuh Berjamaah di Rappocini, Munafri Tekankan Kolaborasi Warga dan Pemerintah Kebersihan Kota

Demi Target Kota Ramah Anak, Pemkot Makassar Bakal ‘Bersihkan’ Reklame Rokok di Jalan Protokol

TAGGED: Kecamatan Wajo, Munafri Arifuddin, Pemkot Makassar, PK5, Satpol PP Makassar
admin Februari 16, 2026 Februari 16, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Kawal Janji Wali Kota Munafri, Ketua Banggar DPRD Makassar Siap Realisasikan Aspirasi Warga Sudiang Raya
Next Article Fraksi NasDem Pasang Badan! Dukung Pemkot Makassar Tertibkan PKL di Atas Drainase
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Appi Kenalkan LONTARA+ sebagai Kanal Aspirasi Warga Saat Safari Ramadan di Panakkukang
Metro Maret 5, 2026
Diduga Potong Dana Aspirasi Petani, Eks Anggota DPR dan Wakil Ketua DPRD Luwu Resmi Ditahan
Hukum Kriminal Maret 5, 2026
Andi Sudirman Dukung Penertiban PKL Makassar: Jangan Ada Bahu Jalan Jadi Lapak
Metro Maret 5, 2026
KPK Ungkap Modus ‘Perusahaan Ibu’ di Balik Korupsi Bupati Pekalongan
Nasional Maret 5, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?