By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Makassar TodayMakassar TodayMakassar Today
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Reading: Jadi Saksi Kasus Kematian Virendy, Pembina Mapala 09 FT Unhas Dua Kali Mangkir Sidang
Share
Notification Show More
Font ResizerAa
Makassar TodayMakassar Today
Font ResizerAa
  • NEWS
  • BISNIS
  • HIBURAN
  • LIFESTYLE
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Cari Berita
  • NEWS
    • Metro
    • Sulawesi Selatan
    • Nasional
    • Internasional
    • Politik
    • Hukum Kriminal
  • BISNIS
    • Finance
    • Saham
    • Macro Ekonomi
    • Forex
  • HIBURAN
    • Film
    • Musik
    • Selebriti
  • LIFESTYLE
    • Health
    • Recipes
    • Travel
    • Fashion
  • OLAHRAGA
  • TEKNO
  • CITIZEN JURNALIS
  • OPINI
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Makassar Today > Blog > Hukum Kriminal > Jadi Saksi Kasus Kematian Virendy, Pembina Mapala 09 FT Unhas Dua Kali Mangkir Sidang
Hukum Kriminal

Jadi Saksi Kasus Kematian Virendy, Pembina Mapala 09 FT Unhas Dua Kali Mangkir Sidang

admin
admin
Share
3 Min Read
Sidang kasus kematian Virendy Marjefy Wehantouw di Pengadilan Negeri (PN) Maros, Kamis (2/5/2024)./Foto: Ist
SHARE

Makassartoday.com, Makassar – Kasus kematian Virendy Marjefy Wehantouw, mahasiswa Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (FT Unhas) yang meninggal dunia dalam kegiatan Pendidikan Dasar dan Orientasi Medan (Diksar & Ormed) XXVII UKM Mapala 09 FT Unhas pada awal Januari 2023, kembali bergulir di meja hijau.

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Maros, Kamis (2/5/2024), sedianya mengagendakan keterangan saksi, yakni Dosen sekaligus Pembina UKM Mapala 09 FT Unhas, berinsial FS. Namun diketahui, FS telah dua kali mangkir dalam sidang. Sidang tersebut juga menghadirkan dua orang terdakwa, yakni mahasiswa FT Unhas berinisial IF dan FT.

Majelis hakim yang dipimpin langsung Ketua PN Maros, Khairul, SH, MH dalam sidang itu memerintahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Sofianto Dhio dan Ade Hartanto, untuk melayangkan pemanggilan ketiga. Namun, bila mana pemanggilan itu masih tidak diindahkan, maka dapat dilakukan panggilan paksa.

“Saudara penuntut umum, majelis hakim memberi kesempatan sekali lagi untuk memanggil dan menghadirkan saksi (FS) pada persidangan pekan depan. Jika bersangkutan tidak datang lagi, segera lakukan panggilan paksa,” tegas hakim Khairul, di depan sidang.

Periklanan
Ad imageAd image
12Next Page

You Might Also Like

Konsolidasi May Day di Makassar Diintervensi, Puluhan Orang Diduga Aparat Masuk Ruangan Beri Deadline Waktu Rapat

Pasca-Kericuhan di UMI, 99 Mahasiswa yang Ditahan Resmi Dibebaskan

Patroli Samapta Gagalkan Aksi Geng Motor dan Sita Senjata Tajam di Jalan Latimojong

Ricuh Aksi Amarah di Makassar: Gerbang Kampus UMI Roboh Diserang Massa

Nama Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Dicatut Penipuan, Ini Modusnya

TAGGED: Kasus kematian Virendy, Mapala 09 FT Unhas, Pengadilan Negeri Maros
admin Mei 3, 2024 Mei 3, 2024
Share This Article
Facebook Twitter Copy Link Print
Previous Article Komisi C DPRD Makassar Gelar RDP Limbah Pabrik
Next Article Jalan Poros Enrekang-Toraja Lumpuh Total Akibat Tertimbun Longsor
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Periklanan
Ad imageAd image

Sosial Media Kami

13.4k Followers Like
1.7k Followers Follow
182 Subscribers Subscribe

Berita Terbaru

Menjemput Senja dalam Kesunyian: Kisah Setia Sepasang Lansia di Balik Jalan Buntu Panakkukang
Viral Mei 1, 2026
Peringati Hari Buruh, Pemkot Makassar Perkuat Perlindungan 81 Ribu Pekerja Rentan
Metro Mei 1, 2026
Pangkas Ketidakpastian Kerja, Pemerintah Resmi Perketat Aturan Outsourcing: Hanya Boleh di 6 Sektor Penunjang
Nasional Mei 1, 2026
Konsolidasi May Day di Makassar Diintervensi, Puluhan Orang Diduga Aparat Masuk Ruangan Beri Deadline Waktu Rapat
Hukum Kriminal Mei 1, 2026
Makassar TodayMakassar Today
Follow US
© Makassartoday 2023.
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?