Peringkat 1 Makassar Dicoret, Publik Endus Aroma ‘Titipan’ di Polemik Paskibraka 2026
- calendar_month Senin, 25 Mei 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Makassartoday.com, Makassar – Dunia pendidikan dan kepemudaan Sulawesi Selatan tengah diguncang isu miring terkait proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Nasional tahun 2026. Nama Cathlyn Yvaine Lesmana, siswi asal Makassar yang sebelumnya menduduki peringkat teratas, dikabarkan “terlempar” dari daftar keberangkatan menuju Jakarta.
Dugaan “Anulir” di Menit Akhir
Kabar ini meledak setelah sejumlah akun media sosial menyoroti adanya pergantian nama peserta yang akan dikirim ke tingkat pusat. Cathlyn, yang dikenal memiliki rekam jejak nilai fisik dan akademik yang impresif, disebut-sebut digantikan oleh peserta lain yang peringkatnya berada di bawahnya.
Netizen mulai membanjiri kolom komentar akun instansi terkait dengan tagar #KeadilanUntukCathlyn, menuntut keterbukaan nilai akumulatif dari aplikasi Transparansi Paskibraka milik BPIP.
Menanggapi kegaduhan tersebut, Kepala Kesbangpol Provinsi Sulawesi Selatan, Bustanul, memberikan klarifikasi. Pihaknya menegaskan bahwa tidak ada praktik “anulir” ataupun “titipan”.
“Hasil akhir ditentukan oleh Tim Verifikasi Pusat, bukan daerah. Ada banyak parameter mulai dari tes kesehatan mendalam hingga Wawasan Kebangsaan yang hasilnya bisa mengubah peringkat di detik terakhir,” ujarnya, Senin (25/5/2026).
Ia juga menambahkan bahwa status Cathlyn saat ini bukanlah dianulir, melainkan tidak lolos dalam perangkingan akhir untuk kuota nasional berdasarkan hasil verifikasi tim gabungan TNI, Polri, dan BPIP di tingkat provinsi.
Menanti Audit Inspektorat
Meski sudah ada klarifikasi, pihak keluarga dan masyarakat tetap merasa ada kejanggalan, terutama mengenai sinkronisasi nilai digital dengan pengumuman manual. Kabar terbaru menyebutkan bahwa kasus ini akan dibawa ke meja hijau dan telah dilaporkan ke Inspektorat untuk dilakukan audit investigasi terhadap proses seleksi.
Hingga berita ini diturunkan, publik masih menunggu BPIP untuk membuka data skor secara transparan guna mengakhiri spekulasi liar yang berkembang di tengah masyarakat.
- person


hgw6rs
23 Juli 2026 1:39 amu1blnv
22 Juli 2026 9:15 am